Cara Beternak Ayam Broiler di Pekarangan Rumah

Cara Beternak Ayam Broiler di Pekarangan Rumah

Pekarangan rumah yang tidak terpakai sebenarnya dapat digunakan untuk mencari uang tambahan, seperti beternak seekor ayam broiler. Ayam kampung yang juga sering katakan sebagai ayam pedaging bisa menjadi suatu bisnis yang cukup menggiurkan, apalagi dengan permintaan para konsumen yang sangat tinggi.

Dibandingkan ayam kampung yang memiliki tekstur daging lebih keras, Ayam Broiler lebih diminati karena tekstur dagingnya yang lembut dan memiliki daging yang tebal, meski kandungan gizinya tidak sebanyak ayam kampung.

Banyak orang memilih ayam broiler untuk dipelihara karena proses pertumbuhannya yang sangat cepat, hanya 4 minggu. Selama ini beternak ayam selalu identik dengan pekarangan yang luas. Padahal kamu juga bisa melakukan beternak ayam di pekarangan sempit. Ayam broiler adalah jenis yang paling mungkin untuk dibesarkan di pekarangan kecil.

Cara Beternak Ayam Broiler di Pekarangan Rumah

Buat Kandang Praktis

Anda tetap bisa melakukan hobi beternak ayam khususnya ayam pedaging atau broiler, meskipun Anda tinggal di kompleks perumahan yang umumnya memiliki pekarangan yang sempit. Triknya tentu saja membuat kandang ayam lebih praktis. Buatlah kandang dengan kapasitas satu atau dua pasang ayam pedaging yang bisa diatur dengan rapi. Kemudian, Anda dapat menempatkan kandang ini di halaman depan atau belakang Anda.

Baca Juga: Ini Dia Kelebihan dari Budidaya Ayam Broiler Organik

Perhatikan Kebersihan Kandang

Cara beternak ayam broiler yang kedua di pekarangan sempit adalah dengan memperhatikan kebersihan kandang. Jadi, jika Anda memutuskan untuk memelihara ayam broiler ini, maka kandang juga perlu dibersihkan dengan secara rutin. Jangan sampai kotoran dari ayam broiler menumpuk sehingga bisa menimbulkan sebuah bau yang tidak sedap, apalagi jika tercium oleh tetangga sebelah.

Kotoran ayam yang sudah terkumpul harus dimasukkan ke dalam komposter. Komposter adalah drum plastik yang telah diangin-anginkan. Fungsinya untuk menguraikan kotoran ayam menjadi pupuk organik bagi tanaman. Dengan cara ini kotoran ayam broiler tentunya tidak akan menimbulkan bau yang menyengat dan akan lebih bermanfaat.

Hati-Hati Dalam Memilih Indukan

Meski hanya melakukan peternakan ayam skala kecil, Anda tetap harus memperhatikan pemilihan indukan. Ada beberapa kriteria yang perlu Anda ketahui untuk menentukan apakah ayam pedaging ini memiliki kualitas terbaik atau tidak. Beberapa kriteria indukan terbaik, baik jantan maupun betina, adalah:

  • Memiliki mata yang bulat dan cerah
  • Sisir pada ayam jantan terlihat segar dengan warna merah dan berkembang penuh
  • Tubuh panjang dan kokoh
  • Rambut terlihat kering, tua dan mudah patah
  • Anus terlihat agak pucat, lebar, basah dan bentuknya lonjong
  • Memiliki kaki yang kecil dan pucat
  • Untuk ayam jantan, ketika kemaluannya ditekan, mudah untuk menonjol
  • Penampilannya giras (gesit, lincah dan liar) terutama untuk ayam jantan

Beri Makan Secara Teratur

Pemberian sebuah pakan dengan secara teratur akan dapat langsung membantu suatu kesuksesan sebuah usaha ternak ayam broiler anda dalam  pekarangan sempit yang anda lakukan. Sebenarnya khusus untuk ayam broiler tidak terlalu rewel soal pakan. Anda dapat memberi makan seekor ayam broiler jenis ini dengan dedak halus, biji jagung, sisa makanan, siput cincang, potongan sayur kangkung dll. Selain bahan pakan alami, Anda juga bisa makan ayam broiler dengan VUR 521 atau 511.

Jika ingin memperkuat cangkang telur ayam, maka dalam pakan bisa ditambahkan tepung kerang dan cangkang siput. Selanjutnya untuk memperkuat daya tahan dari ayam broiler terhadap penyakit, Anda dapat menambahkan cincangan dari daun buah pepaya. Selain daun pepaya, Anda juga harus mencampurkan tetraklor ke dalam pakan dan minuman. Senyawa ini berfungsi sebagai antibiotik, vitamin dan mineral.

Baca Juga: Inilah Bahaya Mengkonsumsi Ayam Broiler untuk Kesehatan Bila Terlalu Sering

Perawatan Minggu Pertama

Untuk minggu pertama perawatan yaitu hari 1 sampai 7 anak ayam bisa di pindahkan di heater atau jika menggunakan brooder dapat diberikan air minum hangat dengan tambahan gula pada hari pertama, sedangkan untuk hari kedua dan seterusnya. air biasa bisa diberikan. Pakan anak ayam atau DOC dalam bentuk butiran kecil dengan jumlah minimal 13 gram per ekor atau 1,3 kg untuk 100 ekor. Sedangkan vaksin pertama diberikan pada hari keempat.

Perawatan Minggu Kedua

Untuk pengobatan minggu kedua yaitu hari ke 8 sampai 14 masih perlu pengawasan tetapi tidak sebanyak minggu pertama. 

Nah, itulah berberapa cara berternak ayam broiler di pekarangan rumah. Bagi Anda yang mencari ayam broiler yang lebih sehat bisa untuk membelinya di banyak tempat. Termasuk secara online yang mudah dan aman diTaniHub. Tempat ini menyediakan berbagai pilihan ayam broiler yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Keunggulan e-commerce ini adalah selalu menyediakan panen maupun produk segar, terbaik dan berkualitas yang dipanen, memiliki layanan pengantaran yang cepat, memiliki metode pembayaran yang mudah digunakan, memiliki layanan hubungan pelanggan selama tujuh hari dan banyak promo yang menarik. Segera cek kesediaan produk ayam broiler disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
+ 20 = 24