4 Cara Menanam Cabe Rawit Dalam Polybag

4 Cara Menanam Cabe Rawit Dalam Polybag

Cara Menanam Cabe Rawit Dalam Polybag

Kemudahan dan kesederhanaan penanaman dengan cara ini dapat memberikan banyak manfaat. Salah satunya dengan melakukan penghematan. Pasalnya, harga cabe yang sering naik drastis di pasaran bisa membuat masyarakat tercekik dan kesulitan memenuhi kebutuhan cabe yang merupakan kebutuhan pokok untuk memasak. 

Cara Menanam Cabe Rawit di Polybag

Baca Artikel Lainnya: Adakah Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan? Berikut Ulasannya!

Hampir setiap jenis makanan dari Indonesia mengandung cabe di dalamnya untuk memperkaya rasa. Oleh karena itu, pemenuhan bahan makanan yang satu ini sulit untuk dihindari. Jangan khawatir, yuk coba cara menanam cabe rawit di polybag dengan mengikuti beberapa cara berikut ini. Sebelum melakukan proses penanaman, lengkapi bahan-bahan berikut ini:

  • biji cabe
  • polibag
  • Media tanam
  • Pupuk
  • Sekop

Setelah peralatan dan bahan terpenuhi, sekarang ikuti langkah-langkah berikut:

Menabur Cabe

Tujuan penyemaian pada cabe adalah agar tumbuh lebih cepat dan subur. Caranya adalah dengan memasukkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1 ke dalam polybag. Diamkan selama 1 minggu dan jangan sampai polybag terkena hujan dan sinar matahari yang berlebihan. Setelah itu, benih cabe direndam dalam air hangat selama 3 jam kemudian dimasukkan ke dalam polibag dan ditutup dengan tanah sedalam 1 cm. Tunggu selama 4 minggu hingga biji cabe muncul.

Pemindahan Bibit Cabe ke Polybag Baru

Siapkan polybag baru dengan media tanam sebagai berikut:

  • Tanah dan kompos dengan perbandingan 2:1.
  • Pupuk kandang, tanah, dan arang sekam dengan takaran yang sama.
  • Tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1

Setelah polybag dengan salah satu pilihan komposisi media tanam di atas sudah disiapkan, kini Anda bisa menabur benih cabe dengan jarak hingga 5-10 cm di antaranya. Buat juga lubang drainase pada polybag agar cabe terhindar dari proses pembusukan.

Membuat Pengajiran

Pengajiran adalah alat yang berguna untuk membantu tanaman cabe yang tumbuh tinggi agar selalu tegak dan tidak berubah posisi. Lakukan pengajian ini dengan batang bambu dan lakukan pengajian untuk tanaman cabe dengan tinggi 20 cm.

Melakukan Perompesan

Agar tanaman cabe tidak tumbuh menyamping, Anda bisa melakukan perubahan pada hari ke-20 proses penanaman cabe. Perompesan sendiri merupakan kegiatan mencabut tunas muda berupa ranting yang tumbuh di sekitar daun. Lakukan kegiatan ini sebanyak tiga kali untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan Kulit, Rambut dan Bibir

Cabe rawit ternyata memiliki banyak sekali manfaat. Manfaat utama cabe rawit untuk kesehatan kulit, rambut, dan bibir. Cabe kecil adalah julukannya. Tak disangka-sangka, namun memang benar kandungan gizi yang terkandung dalam cabe rawit tinggi dan sangat beragam. Selain bisa membuat makanan menjadi lebih enak dan nikmat, ternyata cabe rawit juga bisa memberikan kecantikan alami khususnya bagi kaum hawa. Tentunya agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan Kulit

Penangkal Radikal Bebas

Salah satu manfaat terbaik cabe untuk kulit adalah buah yang kaya akan antioksidan. Fungsi antioksidan untuk kulit sendiri dapat menangkal serangan radikal bebas yang sebenarnya berbahaya bagi kulit. Dapat menyebabkan munculnya kerutan, penuaan, bahkan iritasi berkepanjangan. Sehingga manfaatnya untuk menjaga kesehatan kulit bisa dirasakan.

Melawan Jerawat

Penggemar cabe rawit juga harus senang. Karena cabe rawit sangat efektif melawan munculnya jerawat di wajah bahkan tubuh. 

Memperlambat Penuaan

Cabe rawit dapat berperan sebagai awet muda alami untuk kulit, hal ini karena kandungan vitamin E yang kaya pada cabe akan membantu regenerasi sel kulit mati. Jika dibandingkan dengan produk kecantikan berbahan kimia, penggunaan cabai sebagai anti aging justru akan membuat Anda tampil cantik alami.

Mencegah dan Menghilangkan Noda Kulit

Manfaat alami yang didapat jika mengkonsumsi cabe adalah secara alami dapat menghilangkan bekas jerawat atau ruam pada kulit. Hal ini karena cabe mengandung zat yang dikenal sebagai fitonutrien, yang memiliki peran aktif dalam melindungi tubuh.

Anti-Bakteri dan Anti-Jamur

Baca Artikel Lainnya: Nutrisi Cabe Rawit yang Jarang Orang Ketahui

Cabe rawit ternyata memiliki manfaat sebagai anti bakteri dan anti jamur alami, sehingga bila mengkonsumsi cabe rawit setiap hari dapat membantu mengatasi masalah yang berkaitan dengan jerawat dan masalah kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur dan bakteri.Untuk mendapatkan bahan cabai rawit untuk memasak berbagai menu masakan, Anda bisa memilihnya di TaniHub. Tempat ini menawarkan cabai rawit yang akan diantar dengan pengiriman hanya 1 hari. Sehingga bisa mendapatkan cabai yang masih segar apabila digunakan memasak maupun dibuat lalapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
84 − = 82