Inilah Bahaya Mengkonsumsi Ayam Broiler untuk Kesehatan Bila Terlalu Sering

Inilah Bahaya Mengkonsumsi Ayam Broiler untuk Kesehatan Bila Terlalu Sering

Inilah Bahaya Mengkonsumsi Ayam Broiler untuk Kesehatan Bila Terlalu Sering

Ayam mempunyai beberapa jenis yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Seperti yang paling umum adalah ayam broiler yang atau ayam negeri. Ayam ini mempunyai pertumbuhan yang cepat yaitu hanya dalam 6-7 minggu saja berat badannya mencapai 1,5 hingga 2 kg per ekornya. Ayam ini juga merupakan jenis yang mengeluarkan telur yang biasanya dibeli atau telur ayam negeri. Akan tetapi bagi yang menyukai mengkonsumsi ayam broiler, sebaiknya berhati-hati karena terdapat beberapa bahaya yang mengancam apabila mengkonsumsinya dengan tidak benar.

Ciri Ayam Broiler

Jenis ayam kampung biasanya lebih disarankan untuk dikonsumsi apabila ingin lebih sehat. Sedangkan jenis ayam broiler juga harus memilih bagian tertentu saja yang bebas lemak dan cara pengolahan yang tidak boleh digoreng untuk mendapatkan manfaat kesehatan ketika mengkonsumsi daging ayamnya. Ayam broiler biasanya di suntik hormon sehingga mendukung pertumbuhannya yang cepat dan siap dikonsumsi. Selain itu ciri lain dari ayam broiler adalah:

  • Ciri pertama yang dipunyai ayam broiler adalah mempunyai daging yang gemuk dan juga lebih cerah bersih. Terutama dibandingkan jenis ayam kampung yang terlihat lebih gelap dan juga kecil.
  • Ayam broiler mempunyai kulit yang mengkilap dan juga mudah sobek tidak seperti ayam kampung yang kulitnya juga tidak mudah sobek dan mempunyai daging sedikit alot dan keras ketika dimakan.
  • Ayam broiler mempunyai bagian yang sangat berlemak di lapisan kulit, terutama untuk bagian sekitar ekor.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Beli, Ini Bedanya Ayam Broiler dan Ayam Kampung

Bahaya Ayam Broiler untuk Kesehatan

Mengkonsumsi ayam broiler harus dengan benar, karena bisa memberikan resiko apabila mengkonsumsinya dengan tidak tepat yaitu:

1.Infeksi bakteri salmonella dan campylobacter

Bahaya pertama saat mengkonsumsi ayam broiler yang diolah dengan tidak benar adalah infeksi bakteri salmonella dan campylobacter. Salmonella merupakan bakteri yang alamiah hidup di bagian ayam yaitu di bulu, kaki, dan juga kotorannya. Sehingga apabila dicuci tidak bersih maka bisa membuat bakteri ini tersisa dan bisa masuk ke tubuh manusia. Apabila terinfeksi dengan bakteri ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu juga bisa terkontaminasi dengan bakteri campylobacter yang biasanya ada di jeroan ayam. Bakteri ini menyebabkan terjadinya diare berdarah atau disentri dalam tahap yang parah.

2.Mengandung logam berat

Ayam broiler bisa tercemar logam berat seperti kadmium, besi, dan juga seng. Bagian tercemar dengan logam berat tersebut ditemukan di sekitar area paha dan juga dada ayam. Apabila mengkonsumsi logam berat yang mencemari ayam, maka hal tersebut juga bisa turut mengkontaminasi ke tubuh manusia dan menyebabkan gangguan kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

3.Mengandung antibiotik

Bahan terakhir dari ayam broiler adalah karena mengandung antibiotik. Jenis ayam ini di suntik antibiotik yang dapat menghindarinya agar tidak terinfeksi bakteri. Selain itu ayam jenis ini juga sebaiknya diberikan vaksin untuk menjaga kesehatan ayam. Antibiotik tersebut juga dapat berpengaruh pada manusia ketika mengkonsumsinya dengan tidak tepat, yaitu daging ayam yang tidak dimasak hingga matang. Sehingga pastikan untuk mengonsumsi daging ayam hingga matang untuk menghindari kandungan berbahaya yang dapat dipunyai ayam.

Baca Juga: 3 Manfaat Ayam untuk Tubuh

Untuk mengolah ayam broiler sehingga lebih aman, pastikan untuk membersihkannya dan juga memasaknya hingga matang. Hal tersebut dapat berpengaruh sehingga tidak mengalami gangguan kesehatan yang bisa disebabkan karena kandungan ayam broiler yang berbahaya. Selain itu belilah di tempat yang aman dan pilih ayam dalam keadaan segar seperti di TaniHub. Tempat ini menjamin kualitas ayam broiler yang dibeli, sehingga lebih aman. Ayo download aplikasi Tanihub melalui AppStore dan Play Store serta ikutin juga update giveaway terbaru di sosial media Instagram @Tanihub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
+ 81 = 91