Mengenal 5 Cara Budidaya Paprika

Mengenal 5 Cara Budidaya Paprika

Mengenal 5 Cara Budidaya Paprika

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang budidaya paprika. Disini kami akan membahas mengenai cara membudidayakan paprika dan analisa usaha budidaya paprika secara jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak informasi berikut ini. Paprika adalah sayuran yang bentuknya bulat, berwarna hijau, merah dan kuning.

Menanam paprika sangat mudah karena Anda bisa menanamnya di dalam pot. Selain itu, dapat digunakan sebagai bahan masakan. Dalam menanam paprika sebenarnya hampir sama dengan paprika merah besar. Ada solusi yang tepat, jika anda tidak memiliki lahan yang luas untuk proses menanam paprika maka anda bisa menggunakan pot. 

Cara Budidaya Paprika

Mengenal 5 Cara Budidaya Paprika

Budidaya lada sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Paprika merupakan jenis sayuran yang dapat ditanam di dataran tinggi. Pengaruh cuaca di dataran tinggi akan membuat produksi lada lebih maksimal. 

Seleksi Benih

Anda perlu memperhatikan tanggal kadaluarsa agar mendapatkan bibit paprika yang tepat. Benih yang digunakan juga harus memiliki vigor atau daya berkecambah yang tinggi. Penanaman bibit lada menggunakan media tanah lunak. Selain itu Anda juga bisa menggunakan bubuk sabut kelapa.

Pemeliharaan

Pemeliharaan dapat dilakukan dengan pemberian pupuk. Pemberian pupuk akan membuat tanaman paprika tumbuh lebih subur sehingga akan menghasilkan paprika dalam jumlah banyak. Selain pemberian pupuk, Anda juga harus rutin melakukan proses penyemprotan obat hama.

  • Jika menggunakan plastik lembaran biasanya berukuran 100 x 25 cm dan jika menggunakan polybag berukuran 35 x 40 cm.
  • Media yang biasa digunakan adalah sekam bakar.
  • Mulsa plastik dipasang di permukaan bedengan atau diangkut dalam piring atau polibag agar tanaman tidak masuk ke dalam tanah.
  • Buat lubang tanam dengan diameter ± 15 cm pada permukaan plat (jika menggunakan sistem plat).
  • Media dibasahi dengan larutan nutrisi atau pupuk.

Sebelum benih ditempatkan di bagian bawah polybag, benih dipotong dengan hati-hati agar akar benih tidak patah atau rusak. Kemudian benih ditempatkan pada lubang tanam yang telah disiapkan.

Baca Artikel Lainnya: Cara Menanam Paprika Dan Perawatannya

Penyiraman dan Pemupukan (Fertigasi)

Mengenal 5 Cara Budidaya Paprika

Teknik pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan sistem irigasi manual atau tetes, namun pemupukan yang terbaik adalah sistem irigasi tetes yang berkualitas baik sehingga pemupukan dapat merata, tenaga tidak terlalu banyak, menghemat waktu. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Kualitas air (sumber air), harus bersih dan bebas dari penyakit atau bahan kimia
  • Kualitas pupuk atau nutrisi (komposisi nutrisi harus sesuai dengan kebutuhan tanaman, pupuk yang digunakan memiliki kelarutan 100%)
  • Waktu, volume, dan frekuensi fertigasi
  • Jenis tanaman yang ditanam
  • Jenis media yang digunakan

Memanen

Paprika bisa dipanen setelah 2 minggu bakal biji muncul. Paprika yang bisa dipanen biasanya memiliki warna merah, kuning, dan hijau. Setiap jenis varietas paprika biasanya menghasilkan paprika dengan warna yang berbeda-beda.

Kandungan Paprika

Paprika banyak mengandung antioksidan dan vitamin C (150-250 mg/100 g). Kandungan karotenoid (seperti likopen) dalam paprika merah sembilan kali lebih banyak. Paprika merah juga mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dari paprika hijau.

Baca Artikel Lainnya: Perbedaan Paprika Merah, Kuning, dan Hijau

Analisis Usaha Budidaya Paprika

Mengenal 5 Cara Budidaya Paprika

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika menjalankan peluang usaha budidaya paprika. Namun anda juga perlu mengetahui persiapan modal dalam menjalankan usaha budidaya paprika. Berikut adalah analisis bisnis budidaya paprika yang perlu Anda ketahui.

Peralatan dalam Budidaya Paprika

  • Jangka waktu sewa adalah selama 1 tahun.
  • Masa pakai pompa air adalah 1 tahun.
  • Penggunaan mesin hand sprayer adalah 5 tahun.
  • Jangka waktu penggunaan air gembor adalah untuk jangka waktu 1,5 tahun.
  • Jangka waktu penggunaan sabit adalah 2 tahun.
  • Umur simpan pisau adalah 2 tahun.
  • Jangka waktu penggunaan gunting untuk jangka waktu 2 tahun.
  • Jangka waktu penggunaan parang adalah 1,5 tahun.
  • Penggunaan cangkul selama jangka waktu 3 tahun.
  • Jangka waktu penggunaan gerobak dorong adalah 2,5 tahun.
  • Jangka waktu penggunaan ember untuk jangka waktu 2 tahun.
  • Wadah benih untuk jangka waktu 6 tahun.
  • Penggunaan peralatan tambahan untuk jangka waktu 2 tahun.

Nah, itulah berberapa contoh cara budidaya paprika. Jika kamu ingin membeli paprika yang berkualitas dan segar bisa di TaniHub. TaniHub merupakan sebuah platform platform e-commerce yang berbasis aplikasi dan website. Memiliki fokus utama terhadap produk hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masak untuk usaha ataupun rumah tangga. Mempunyai banyak metode sistem pembayaran dan promo di setiap minggunya. Area jangkauan TaniHub berada di Jabodatabek, Yogyakarta, Solo, Sumedang dan kota lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
− 1 = 3