Sering Digunakan untuk Lalapan, Ini Sederet Manfaat Timun Jika Dikonsumsi

Sering Digunakan untuk Lalapan, Ini Sederet Manfaat Timun Jika Dikonsumsi

Tidak bisa dipungkiri jika makanan yang kita konsumsi sehari-hari sangat berpengaruh pada kesehatan. Jika Anda setiap harinya Anda mengonsumsi jenis makanan instan, makanan yang digoreng, junkfood, hingga makanan yang berlemak, pastinya bisa menimbulkan masalah kesehatan di kemudian. Bagi Anda yang menginginkan hidup sehat namun juga ingin tetap sehat untuk beberapa tahun ke depan, maka sebaiknya atur pola makan Anda dengan menu makanan yang sehat dan bergizi. Tidaklah sulit untuk menemukan jenis makanan yang sehat dan bergizi. Karena Anda bisa mendapatkannya dari jenis makanan, seperti timun.

Mengenal Timun

Salah satu jenis sayur yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah timun. Timun atau biasa disebut juga dengan nama mentimun atau ketimun merupakan bagian dari suku labu-labuan atau Cucurbitaceae. Memiliki nama Latin cucumis sativus L, timun sangat enak untuk dinikmati sebagai minuman maupun lalapan. Untuk lalapan, biasanya timun disajikan dengan kol atau daun kemangi. Memiliki rasa yang renyah, timun sangat cocok dijadikan makanan pelengkap yang bisa memberikan sensasi segar.

Sering Digunakan untuk Lalapan, Ini Sederet Manfaat Timun Jika Dikonsumsi

Kandungan Timun

Di dalam timun mengandung 95% air, sehingga ketika dikonsumsi sangat bagus untuk kesehatan karena mampu mencegah dari dehidrasi. Selain itu, sayuran segar yang satu ini juga memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin C, vitamin K, kalori, protein, karbohidrat, serat, magnesium, kalium, dan mangan. Tak sampai disitu saja, timun memiliki kandungan antioksidan, diantaranya ada flavonoid, tanin, dan triterpenoid. Antioksidan adalah zat kimia yang sangat diperlukan oleh tubuh karena bisa membantu melindungi sel-sel dalam tubuh dari pengaruh radikal bebas.

Radikal bebas yang tinggi kadarnya di dalam tubuh bisa menyebabkan stress oksidatif. Dan jika dibiarkan hal ini bisa meningkatkan resiko seseorang untuk mengalami berbagai penyakit berbahaya, seperti kanker dan penyakit autoimun. Cara mudah yang bisa dilakukan untuk menghindari ini adalah dengan senantiasa mengonsumsi buah maupun sayuran yang kaya akan kandungan antioksidan di dalamnya. Dan sebaiknya timun juga masuk dalam list sayuran yang Anda konsumsi. Selain karena mudah ditemukan di pasar maupun supermarket Indonesia, timun umumnya juga cukup terjangkau untuk didapatkan.

Baca Juga: Mengenal Jenis dan Manfaat Timun untuk Kecantikan

Jenis-Jenis Timun

Sayuran segar yang satu ini ternyata ada banyak sekali jenisnya. Bagi orang awam, terkadang menganggap jika semua timun itu sama. Padahal ada beberapa jenis timun yang memiliki rasa, tekstur, serta bentuk yang berbeda. Di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis timun yang kerap dikonsumsi, antara lain ada timun lokal, timun Jepang, dan zucchini. Agar Anda tidak salah dalam memilih timun yang ingin dikonsumsi, sebaiknya ketahui perbedaan dari ketiga jenis timun ini.

1.Timun Lokal

Untuk jenis timun ini yang paling mudah untuk ditemukan di pasaran Indonesia. Sesuai dengan namanya, timun lokal memang sejak awal dibudidayakan di tanah air. Jenis timun ini biasanya banyak digunakan untuk melengkapi menu tumisan atau bahkan dikukus. Adapun jenis olahan makanan yang kerap menggunakan timun lokal, antara lain ada gado-gado dan acar. Anda bisa menikmati timun lokal dalam keadaan mentah maupun matang, serta bisa dimakan dengan olesan sambal. Menu lalapan dengan tambahan timun lokal ini cukup banyak digemari oleh masyarakat Indonesia, terutama di daerah Jawa Barat. Adapun ciri-ciri dari timun lokal, antara lain:

  • Berwarna hijau dengan larik-larik berwarna putih kekuningan.
  • Dagingnya cenderung transparan.
  • Memiliki biji yang cukup banyak.
  • Memiliki citarasa yang cenderung tawar.

Timun lokal memiliki kandungan air di dalamnya hingga 95%. Selain itu juga memiliki kandungan lemak, protein, kalori, dan berbagai macam vitamin. Untuk satu buah timun lokal memiliki kandungan kalori 15 kcal dan protein 0,7 gram.

2.Timun Jepang

Jenis timun Jepang biasanya kerap digunakan dalam sajian makanan, seperti salad, sushi, dan acar. Timun Jepang memiliki nama lain Kyuri. Di Indonesia, jenis timun yang satu ini sudah mulai banyak dibudidayakan. Terutama di daerah Jawa Timur dan Jawa Barat. Adapun ciri-ciri dari timun Jepang, antara lain:

  • Memiliki rasa yang tawar.
  • Teksturnya lebih padat dan berair dibandingkan dengan timun lokal.
  • Memiliki daging yang transparan.
  • Cenderung agak berbiji.

Untuk kandungan nutrisi di dalam timun Jepang hampir sama dengan timun lokal. Di mana dalam satu buah timun Jepang memiliki kalori 15 kkal dan protein 0,7 gram. Selain itu, juga mengandung berbagai macam vitamin, seperti vitamin A, B, dan C.

3. Zucchini

Banyak orang yang salah mengira jika zucchini merupakan timun Jepang. Padahal untuk kedua jenis timun ini memiliki perbedaan. Zucchini memiliki nama lain courgette. Selain itu banyak dikenal juga sebagai terong Italia. Zucchini banyak digunakan dalam olahan makanan, seperti salad, tempura, pasta, maupun dipanggang. Adapun ciri-ciri dari zucchini, antara lain:

  • Bentuknya tidak begitu lonjong seperti timun pada umumnya.
  • Terdapat bentuk bintang pada salah satu ujung sisi zucchini.
  • Memiliki tekstur yang cenderung empuk dan padat.
  • Dagingnya cukup padat.
  • Memiliki biji yang sedikit.
  • Memiliki permukaan yang terasa kering dan kasar ketika dipegang.
  • Memiliki citarasa yang lebih manis dan sedikit pahit dibandingkan dengan timun lokal maupun timun Jepang.

Baca Juga : Jenis Timun Dan Cara Menyimpannya Agar Lebih Awet

Manfaat Timun Bagi Kesehatan

Coba Makan Satu Timun, Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda - Halaman all -  Warta Kota

Dengan kandungan antioksidan dan berbagai nutrisi lain di dalamnya, membuat timun menjadi salah satu makanan yang baik dikonsumsi karena bermanfaat untuk kesehatan. Ada banyak sekali manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi timun, antara lain:

1.Mencegah Dehidrasi

Dehidrasi tubuh bisa mempengaruhi fungsi kerja maupun sistem metabolisme tubuh. Timun bisa menjadi sumber air bagi tubuh karena memiliki kandungan air di dalamnya hingga 96%. Sehingga Anda bisa mengkonsumsi timun untuk memenuhi kebutuhan cairan harian dalam tubuh.

2.Menangkal Radikal Bebas

Dampak buruk radikal bebas bagi tubuh adalah bisa menyebabkan stress oksidatif yang memicu berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, paru-paru, hingga autoimun. Mengonsumsi timun dipercaya membantu melawan radikal bebas penyebab penyakit berbahaya tersebut. Hal ini lantaran di dalam timun mengandung zat antioksidan yang cukup banyak.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, sebaiknya timun masuk dalam daftar makanan Anda. Karena timun sangat rendah kalori, sehingga tidak akan menambah berat badan saat mengkonsumsinya.

4. Mengontrol Kadar Gula Darah

Mengonsumsi timun dalam bentuk minuman jus akan meningkatkan hormon khusus yang diperlukan oleh pankreas saat memproduksi insulin. Dan cara ini efektif untuk menurunkan kadar gula darah dan mencegah komplikasi pada penyakit diabetes.

5. Melancarkan Sistem Pencernaan

Kekurangan cairan dalam tubuh juga bisa menyebabkan susah buang air besar dan rentan mengalami sembelit. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengkonsumsi timun yang memiliki banyak kandungan air di dalamnya.

Masih ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi timun. Antara lain untuk mengontrol tekanan darah, memperkuat tulang, meredakan nyeri sendi dan mencegah resiko kanker. Maka dari itu, sebaiknya masukkan timun dalam salah satu daftar menu sehat andalan Anda. Untuk kebutuhan timun segar, Anda tidak perlu khawatir saat membelinya. Karena kini ada cara mudah dan terjangkau untuk mendapatkan berbagai produk buah dan sayur segar di TaniHub. Kelebihan berbelanja buah dan sayur dari TaniHub, antara lain:

  1. Produk yang selalu segar.
  2. Memiliki layanan pengantaran yang cepat.
  3. Bisa pilih metode pembayaran yang diinginkan.
  4. Ada layanan pelanggan selama 7 hari.
  5. Banyak promo menarik tiap minggunya.
  6. Mendukung penuh kepuasan pelanggan.
  7. Bisa turut mendukung pertanian dan perekonomian lokal.

TaniHub tidak hanya menyediakan buah dan sayur segar saja, tapi juga kebutuhan konsumsi lainnya, seperti telur & unggas, bumbu, ikan, kebutuhan memasak, serta sembako. Segera download dan install aplikasi TaniHub untuk mendapatkan kemudahan berbelanja produk sehat berkualitas dari negeri sendiri. Ikuti juga promo dan informasi terbaru hanya di Instagram @Tanihub. Penasaran dengan aplikasi Tanihub? Simak video dibawah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Math Captcha
48 − 40 =